Didi Kempot Dalam Etalase Kebudayaan Daerah dan Kekinian

Di antara deretan penyanyi asli Jawa, nama Didi Kempot tentu yang paling dikenal oleh banyak orang Indonesia dari berbagai suku dan etnis.
Didi Kempot Dalam Etalase Kebudayaan Daerah dan Kekinian
Didi Kempot memunggungi Sobat Ambyar

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang teman asli Padang, Sumatera Barat tak menampik menyukai lagu-lagu milik Didi Kempot.

Teman bernama Irfan Syair ini memang tak mengerti benar arti lirik lagu Didi Kempot. Namun ia suka dengan lagu-lagu yang dilantunkan oleh pria bernama asli Dionisius Prasetyo tersebut.

Dari ratusan lagu Didi Kempot, Irfan mengaku tak semuanya tahu apalagi hafal. Dia cuma ingat dengan sejumlah lagu yang populer dari penyanyi berusia 53 tahun itu.

"Saya suka lagu Didi Kempot seperti Sewu Kutho, Tanjung Mas Ninggal Janji, Terminal Tirtonadi, Stasiun Balapan. Selebihnya suka tapi nggak terlalu." kata pria yang sehari-hari berjualan pakaian di daerah Serang, Banten.

Boleh jadi Irfan Syair mewakili orang dari daerah lain yang menyukai lagu-lagu Didi Kempot.

Faktanya memang begitu. Karena saat ini kalangan milenial pun kebanyakan mengetahui siapa sosok pelantun campursari asal Solo ini.

Terlebih pasca Didi Kempot mendapatkan julukan sebagai “The Godfather of Broken Heart”, penyuka lagu-lagunya yang dahulu kebanyakan orang dewasa dan orangtua, kini bergeser menyasar anak milenial dari berbagai daerah.

Bahkan sejumlah pihak mendelegasikan julukan kepada "Lord Didi" sebagai sang penjaga budaya Nusantara.

Indikatornya cukup jelas yakni setiap kali naik pentas, aksi Didi ditonton oleh ribuan orang yang bukan cuma orang Jawa saja.

Belakangan, saking membludaknya para penggemar, Didi pun memberikan nama unik bagi para fans beratnya yakni, "Sobat Ambyar".

Kata Ambyar ini kemudian acap digunakan anak-anak milenial dalam pergaulan mereka sehari-hari baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Menariknya, sang “The Godfather of Broken Heart” ini menyebut diri para fans beratnya dengan sebutan Sadboys dan Sadgirls.

Begitu sedih dan mengharubirukah lagu-lagu Didi Kempot sehingga ia dijuluki “The Godfather of Broken Heart”

Ya. Dari banyaknya lagu-lagu Didi memang rata-rata liriknya mendayu-dayu menyoal soal cinta dan asmara seseorang.

Bagi Sobat Ambyar yang sedang dilanda candu asmara tentu saja langsung memiliki tingkat emosional yang sama ketika mendengarkan lagu-lagu Didi Kempot ini, walaupun liriknya menggunakan bahasa Jawa. (Sang Alam)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0