Di 'Ikut Aku ke Neraka' Sara Wijayanto Adaptasi Peran 'The Exorcism of Emily Rose

Sara Wijayanto dibaiat jadi salah satu pelakon di 'Ikut Aku ke Neraka'
Di 'Ikut Aku ke Neraka' Sara Wijayanto Adaptasi Peran 'The Exorcism of Emily Rose
Sara Wijayanto memerani dokter dalam film 'Ikut Aku ke Neraka' (Foto: Instagram)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seperti kebanyakan perannya di film-film bertema horor, artis Sara Wijayanto acap kedapatan peran sebagai paranormal.

Namun di film 'Ikut Aku ke Neraka' istri dari pesulap Demian Aditya ini dipercaya membintangi peran sebagai seorang dokter.

Untuk menjiwai karakternya sebagai dokter di 'Ikut Aku ke Neraka', Sara mengaku menggunakan rujukan dari film horor Hollywood  The Exorcism of Emily Rose.

Film  The Exorcism of Emily Rose adalah sebuah film kejahatan horor supranatural Amerika Serikat tahun 2005 garapan Scott Derrickson dan menampilkan Laura Linney dan Tom Wilkinson. Film tersebut berdasarkan pada cerita Anneliese Michel.

Film The Exorcism of Emily Rose memiliki alur cerita yang rumit dan pelik.

Berikut sinopsis The Exorcism of Emily Rose:

Sinopsis the exorcism of emily rose diadopsi dari sebuah kisah nyata yang menceritakan tentang seorang gadis muda yang bernama emily rose yang meninggal akibat ritual pengusiran setan yang dilakukan oleh pendeta moore. Kemudian pendeta tersebut pun dituntut atas tindakan kriminalnya tersebut. Kemudian pendeta tersebut pun menunjuk erin bruner (laura linney) sebagai pengacaranya. Erin pun berusaha untuk membentuk kasus tersebut dengan mencari tahu tentang kehidupan dari emily rose lebih banyak lagi dan kehidupan dari kliennya pendeta moore.

Suatu hari erin pun menemui kekasihnya bernama jason untuk mengorek kesaksiannya terhadap kehidupan emily yang aneh. Jason pun menceritakan bahwa emily pernah berubah wajahnya seperti setan yang pada saat itu ia sedang berada di sebuah gereja. Jason yang pada saat itu berhasil menyusulnya ke gereja tersebut melihat tubuh emily yang tertekuk dengan atah yang salah dan matanya yang menjadi merah. Kemudian setelah emily berkata kepadanya untuk tidak menyentuhnya lalu tiba – tiba ia terjatuh sambil menangis. Emily pun memohon kepada jason supaya ia tidak meninggalkannya.

Suatu hari erin datang terlambat ke pengadilan yang sedang membahas terkait penyebab dari kematian emily. Penuntut pun memutuskan bahwa kematian emily tersebut benar – benar kesalahan dari pendeta moore. Erin pun semenjak saat itu meminta maaf kepada kliennya karena datang terlambat ke pangadilan. Erin pun berpidato bahwa kematian emily tersebut bukan atas kesengajaan. Ia pun menjelaskan bahwa pendeta moore hanya berusaha untuk menyelamatkan emily yang sedang kerasukan setan.

Kemudian erin pun meminta jason untuk menjadi saksi. Jason pun menceritakan semua kejadiannya. Selesai jason mengungkapkan kesaksiannya, penuntut hukum pun berusaha untuk mencari tahu dan menanyakan kepada ayahnya emily atas kesaksian jason. Sang ayah pun mengatakan bahwa anaknya tersebut tidak gila melainkan kerasukan setan. Erin pun memanggil seorang saksi lagi yaitu doktor adani. Erin pun berusaha dengan keras supaya kasus kematian emily dapat terungkap kebenarannya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0