Kasus Video Ikans Asin, JPU Tuntut Galih Ginanjar Lebih Berat dari Pablo Benua dan Rey Utami

Kasus video ikan asin yang menyeret artis Galih Ginanjar memasuki babak baru.
Kasus Video Ikans Asin, JPU Tuntut Galih Ginanjar Lebih Berat dari Pablo Benua dan Rey Utami
Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami

Jakarta, Nusantaratv.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya membacakan tuntutan terhadap terdakwa Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami atas dugaan pencemaran nama baik kasus video ikan asin.

JPU mendakwah Galih Ginanjar dengan tuntutan 3,6 tahun. Sementara Pablo Benua dituntut selama 2,5 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

Sedangkan untuk Rey, jaksa menuntutnya 2 tahun penjara dengan dikurangi masa penahanan.

"Terdakwa tiga Galih Ginanjar selama tiga tahun enam bulan," kata jaksa Donny saat bacakan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN)  Jakarta Selatan, Ampera Raya, Senin (23/3/2020).

Sedangkan ketiganya dikenai denda yang sama, yakni Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

Sebelumnya, ketiga terdakwa dikenai tiga dakwaan pasal alternatif Tentang Asusila, Penghinaan, dan Pencemaran Nama Baik yang semuanya masuk dalam UU ITE. 

Dakwaan pertama masuk dalam perbuatan asusila lewat media elektronik yang terancam dalam Pasal 51 ayat (2) jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat (3). Subsider Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE. 

Lalu, dakwaan kedua masuk dalam Pasal Penghinaan melalui Media Elektronik, yakni Pasal 51 ayat 2 jo Pasal 36 jo Pasal 27 ayat 3. Subsider Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3. Terakhir, dakwaan ketiga tentang Pencemaran Nama Baik melalui Media Elektronik Pasal 310 ayat 2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Kompas.com)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0